|

Sekolah Rakyat 2026 Resmi Jalan, Ini Kabar Terbarunya!

Sekolah Rakyat 2026 kini memasuki babak baru. Dilansir dari Kompas.com, 10/6/2026, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan sebanyak 183 Sekolah Rakyat dapat beroperasi hingga akhir 2026. Program ini dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan.

Sekolah Rakyat 2026

Sekolah Rakyat 2026 Dibangun di Puluhan Titik

Pembangunan Sekolah Rakyat berlangsung di puluhan lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Prosesnya terus dipacu agar tidak melewati jadwal yang telah ditetapkan.

Dari 93 titik yang sedang dibangun, sekitar 60 gedung ditargetkan selesai pada akhir Juni 2026. Sementara itu, jumlah keseluruhan gedung yang ditargetkan rampung sepanjang 2026 mencapai 183 unit.

183 unit sekolah rakyat itu terdiri dari 80 sekolah rintisan, 93 sekolah permanen, dan 10 sekolah rintisan tambahan. Lokasinya mencakup berbagai daerah, termasuk Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Setiap gedung Sekolah Rakyat dirancang menampung sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Fasilitas yang disiapkan pun cukup lengkap untuk mendukung proses belajar mengajar.

Dilansir dari Kompas.com, 10/6/2026, jumlah calon siswa yang akan diterima pada 2026 diperkirakan mencapai 32.640 orang, sehingga total siswa Sekolah Rakyat tahun ini melebihi 45.000 siswa. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 15.000 murid.

Persiapan Sekolah Rakyat 2026 di Berbagai Regional

Salah satu daerah yang hampir siap adalah Kabupaten Bekasi. Dilansir dari Detik.com, 15/6/2026, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi akan memulai kegiatan belajar mengajar pada akhir Juni 2026, berlokasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.

Sekolah ini membuka 9 rombongan belajar yang terdiri dari tiga rombel SD, tiga rombel SMP, dan tiga rombel SMA. Masing-masing rombel diisi 30 siswa, sehingga total mencapai 270 siswa.

Sasaran utama adalah siswa dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2, yaitu kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem berdasarkan data pemerintah pusat.

Di Medan, pembangunan juga berjalan pesat. Dilansir dari Kompas.com, 15/6/2026, pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Kota Medan telah mencapai hampir 90 persen dan ditargetkan mulai digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.

Untuk Sumatera Utara, terdapat lima titik Sekolah Rakyat yang dibangun, yakni di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, dan Padang Lawas.

Siswa Dipilih, Bukan Mendaftar

Sistem penerimaan Sekolah Rakyat berbeda dari sekolah pada umumnya. Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, melainkan menjangkau calon siswa secara aktif.

Proses pendataan calon siswa dilakukan berdasarkan data dari Kementerian Sosial, kemudian diverifikasi bersama Badan Pusat Statistik dan pendamping Program Keluarga Harapan.

Dilansir dari Viva.co.id, 16/6/2026, pemerintah menargetkan kuota setiap kabupaten dan kota. Tiap daerah memiliki minimal satu gedung Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan nasional. Jika target 500 gedung tercapai, kapasitasnya bisa menampung lebih dari 500.000 siswa dari seluruh penjuru Indonesia.

Demikian berita tentang Sekolah Rakyat 2026 yang kini sudah siap beroperasi di berbagai daerah. Semoga program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan yang merata di seluruh Indonesia.

~nsm

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *