Apa Saja Materi Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD–SMP 2026?
Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mematangkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen nasional untuk memetakan capaian akademik peserta didik. Tes Kemampuan Akademik (TKA) dirancang bukan sebagai penentu kelulusan, melainkan sebagai alat untuk memperoleh gambaran objektif mengenai kemampuan murid, sekaligus menjadi dasar perbaikan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menegaskan bahwa TKA disiapkan sebagai instrumen diagnosis nasional yang mampu membaca kemampuan akademik murid secara adil, kontekstual, dan berkelanjutan. Menurutnya, hasil TKA tidak dimaknai sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai pijakan awal untuk melakukan pembenahan sistem pembelajaran.
“Data TKA kami posisikan sebagai titik mula untuk melakukan perbaikan, bukan sebagai akhir penilaian. Informasi yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk mendorong pembelajaran yang lebih mendalam, penyempurnaan kurikulum, serta peningkatan mutu proses belajar dan mengajar,” ungkap Toni di Jakarta (22/12) pada kemendikdasmen.go.id
Selain menjelaskan tujuan TKA, Toni juga memaparkan rencana tahapan pelaksanaannya. Pendaftaran TKA bagi murid kelas VI SD dan kelas IX SMP dijadwalkan berlangsung mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2026. Untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan, Kemendikdasmen akan menggelar simulasi TKA secara bertahap, yakni simulasi untuk jenjang SMP pada 23 Februari hingga 1 Maret 2026, dilanjutkan simulasi jenjang SD pada 2 Maret hingga 8 Maret 2026. Adapun tahap persiapan akhir atau gladi bersih direncanakan berlangsung pada 9–17 Maret 2026.
Dalam pelaksanaannya, TKA pada jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat mencakup dua mata pelajaran utama, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia. Kedua mata pelajaran ini dipilih karena merepresentasikan kompetensi fundamental yang menjadi fondasi pembelajaran lintas bidang, yakni numerasi dan literasi membaca.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SD/MI/Sederajat
Materi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SD/MI:
TKA Matematika SD/MI/sederajat bertujuan mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta kemampuan mereka dalam menerapkan pengetahuan tersebut untuk menyelesaikan masalah. Asesmen ini tidak hanya menilai kemampuan menghitung, tetapi juga menekankan pada pemahaman konsep dan penggunaan matematika dalam konteks sehari-hari.
Muatan TKA Matematika SD/MI mengacu pada materi yang dipelajari murid dalam Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Secara umum, materi yang diujikan mencakup tiga elemen utama, yaitu bilangan, geometri dan pengukuran, serta data. Ketiga elemen ini menjadi dasar pengembangan kemampuan numerasi murid sejak jenjang pendidikan dasar.
Materi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia SD/MI:
Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, TKA SD/MI/sederajat difokuskan pada satu keterampilan berbahasa, yaitu membaca. Fokus ini dipilih karena membaca merupakan keterampilan dasar yang menopang kemampuan belajar murid pada semua mata pelajaran.
Keterampilan membaca diujikan melalui dua jenis teks, yakni teks informasi dan teks fiksi. Teks informasi berisi fakta sederhana dari berbagai topik dengan cakupan lokal dan nasional. Sementara itu, teks fiksi berupa cerita rekaan yang dapat bersifat fantasi maupun faktual, seperti sejarah atau biografi, dengan latar konkret, tokoh berkarakter datar, konflik tunggal, alur maju, serta sudut pandang orang pertama.
Dari sisi kebahasaan, teks TKA Bahasa Indonesia SD/MI menggunakan kosakata yang relatif sederhana, didominasi oleh kata dasar dan kata berimbuhan, serta makna denotatif. Kalimat disusun dengan panjang 3–7 kata per kalimat menggunakan pola dasar SPOK, dengan struktur bahasa tulis yang sesekali bercampur unsur bahasa lisan secara terbatas. Panjang teks bacaan berkisar antara 150–200 kata, kecuali untuk teks puisi.
Tes Kmemapuan Akademik (TKA) Jenjang SMP/MTs/Sederajat
Materi TKA Matematika SMP/MTs:
Pada jenjang SMP/MTs/sederajat, TKA Matematika dirancang untuk mengukur kemampuan murid dalam memahami konsep matematika secara lebih mendalam serta menerapkannya dalam menyelesaikan masalah. Asesmen ini menilai penguasaan murid terhadap fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika yang telah dipelajari selama jenjang pendidikan menengah pertama.
Muatan TKA Matematika SMP/MTs juga mengacu pada elemen kurikulum yang berlaku, baik Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Materi yang diujikan mencakup elemen bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta data dan peluang, yang disajikan dalam konteks yang menuntut kemampuan berpikir logis dan analitis.
Materi TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs
Sama seperti pada jenjang SD, TKA Bahasa Indonesia SMP/MTs/sederajat difokuskan pada keterampilan membaca. Namun, teks yang digunakan memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi, seiring dengan perkembangan kemampuan kognitif murid.
Keterampilan membaca diujikan melalui teks informasi dan teks fiksi. Teks informasi memuat fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang dengan cakupan lokal, nasional, hingga global, dan dapat disajikan dalam bentuk teks tunggal maupun teks jamak. Teks fiksi pada jenjang ini dapat berupa cerita faktual atau realisme dengan latar konkret atau abstrak, tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak, alur campuran, serta sudut pandang orang ketiga.
Dengan cakupan materi tersebut, TKA SD dan SMP diharapkan mampu memberikan gambaran yang utuh mengenai capaian literasi dan numerasi murid di berbagai daerah. Hasil asesmen ini menjadi dasar penting bagi sekolah dan pemerintah daerah untuk memperkuat kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.
-nsm
